Miss Universe 2024 Wanita Asli Bak Barbie



Miss Universe 2024 Wanita Asli Bak Barbie, Disebut karena Efek Donald Trump




Foto: Getty Images/Hector Vivas
Victoria Kjaer Theilvig berhasil menyabet mahkota Miss Universe 2024. Kemenangannya dalam kontes kecantikan yang telah digelar ke-73 kali itu pun menuai sorotan. Meski diikuti oleh peserta dengan latar belakang yang beragam, tak sedikit fans menganggap bahwa Victoria dengan standar kecantikan tradisional lah yang menang. Hal tersebut disebut sebagai efek 'Donald Trump'.

Miss Universe 2024 asal Denmark tersebut berhasil mengalahkan 120 kontestan dalam gelaran yang diadakan di Denmark minggu lalu. Terpilihnya wanita 21 tahun itu pun masih menuai perbincangan. Beberapa mengaku kaget bahwa pemenang tahun ini benar-benar seorang wanita. Apalagi Victoria yang mirip Barbie dianggap punya 'kecantikan khas' ratu sejagad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Victoria Kjaer Theilvig dari Denmark Juara Miss Universe 2024.
Victoria Kjaer Theilvig dari Denmark Juara Miss Universe 2024. Foto: Instagram/@missuniverse

Sebelumnya Miss Universe diketahui pernah membuat peraturan baru yang memperbolehkan wanita dari berbagai usia, status pernikahan, dan gender untuk berpartisipasi. Tahun lalu, cukup banyak wanita lebih tua juga transgender dari berbagai negara yang mencoba memperebutkan mahkota. Tapi tampaknya tidak untuk tahun ini.

Para penggemar 'pageant' pun mengaitkannya dengan kemenangan kembali Donald Trump sebagai presiden AS. "Apa ini bisa dibilang efek Trump?" "Ini adalah Miss Denmark yang dimahkotai sebagai Miss universe. Ini adalah efek Trump. Kalau Kamala yang menang, pemenangnya pasti transgender berusia 40 tahun," "'Wokeness' sudah berakhir," kata netizen.

Pada 2023, diketahui ada dua transgender yang mewakili negara mereka di ajang Miss Universe. Sedangkan tahun ini tidak ada sama sekali. Wakil dari Portugal, Marina Machete, bahkan menjadi transgender pertama yang masuk 20 besar kala itu.

Victoria Kjaer Theilvig dari Denmark Juara Miss Universe 2024.
Victoria Kjaer Theilvig dari Denmark Juara Miss Universe 2024. Foto: Getty Images/Hector Vivas

Netizen menghubungkan standar kecantikan tradisional dengan Donald Trump yang dikenal lebih konservatif karena itu dinilai tidak akan mendukung transgender. Miss Universe Denmark 2024 juga memiliki kecantikan khas kulit putih yang tampak disukai pria 78 tahun tersebut.

Victoria Kjaer Theilvig berhasil menjadi pemenang setelah berkompetisi dengan wakil Nigeria, Denmark, Thailand, Mexico dan Venezuela di babak lima besar. Usahanya pun tidak sia-sia mengingat wanita itu sebelumnya pernah menjadi runner up Miss Denmark 2021. Victoria sendiri merupakan pebisnis yang memulai usaha extension bulu mata sejak usia 16 tahun. Ia aktif di kegiatan sosial dan mengadvokasi tiga isu yakni perlindungan terhadap hewan, kesehatan mental, dan kerja voluntir.

Miss Universe 2024 Dijuluki Manusia Barbie, Disebut Kemenangannya Berkat Donald Trump

Miss Universe 2024 Dijuluki Manusia Barbie, Disebut Kemenangannya Berkat Donald Trump
Victoria Kjaer Theilvig, Miss Universe 2024 (Instagram/@victoriakjaertheilvig)

- Kemenangan Victoria Kjaer Theilvig sebagai Miss Universe 2024 telah memicu perdebatan, baik dari segi politik dan budaya. Banyak pendukung Donald Trump dan kelompok MAGA (Make America Great Again) memandang Victoria yang berhasil memenangkan Miss Universe 2024 sebagai sebuah kemenangan terhadap idealisme yang tengah berkembang.

Victoria merupakan seorang penari, calon pengacara, aktivis perlindungan hewan dan bekerja di industri berlian. Perempuan berusia 21 tahun itu berhasil menjadi pemenang di acara Miss Universe 2024. Acara itu diselenggarakan di Meksiko pada 16 November. Ini adalah kemenangan pertama bagi Denmark dalam sejarah Miss Universe.

Dilansir VOI dari lakan Newsweek pada Selasa, 19 November 2024, dalam kompetisi tersebut, dia berhasil mengalahkan Miss Nigeria di babak final dan Miss Meksiko yang menempati posisi ketiga. Kemenangan Miss Universe 2024 mendapatkan reaksi dari Presiden AS Donald Trump.

Ia menanggapi kabar kemenangan Victoria melalui platform X. Dia menganggap kemenangan tersebut sebagai penolakan terhadap upaya inklusivitas yang baru-baru ini berkembang.

"Wanita biologis dan secara objektif menarik. Ini diperbolehkan untuk menang dalam kontes kecantikan. KAMI KEMBALI!" tulisnya.

Sayangnya, kemenangan Miss Universe 2024 menuai protes dari masyarakat. Beberapa mengaku kaget bahwa pemenang tahun ini benar-benar seorang wanita. Apalagi Victoria yang mirip Barbie dianggap punya 'kecantikan khas' ratu sejagad.

Kompetisi Miss Universe 2024 ini jauh berbeda dari ajang tahun lalu. Kala itu, terdapat dua kontestan transgender, yakni Rikkie Kollé dari Belanda yang berhasil memenangkan gelar. Disusul oleh Marina Machete dari Portugal. Partisipasi mereka mengikuti ajang kecantikan tersebut, karena Ángela Ponce memenangkan gelar Miss Universe 2018. Mewakili Spanyol, dia menjadi wanita transgender pertama yang berkompetisi di Miss Universe.

Keterlibatan wanita transgender dalam ajang tersebut memicu kritik dari sebagian pihak yang menganggap hal itu melanggar aturan kompetisi ini. Donald Trump, mantan pemilik Miss Universe Organization, sejak lama menentang partisipasi kontestan transgender, menyebutnya sebagai bentuk penerimaan terhadap "Wokeness sudah berakhir."

Kontes Miss Universe memang sering kali menjadi medan pertempuran budaya, di mana tradisi dan nilai-nilai sosial yang berkembang saling bertabrakan. Para pendukung, termasuk Donald Trump melihat kemenangan Victoria sebagai bukti adanya perubahan dalam masyarakat yang lebih selaras dengan pandangan mereka.

Di platform X, beberapa pengguna menyebut hasil ini sebagai 'The Trump Effect' atau 'Efek Donald Trump'. Mereka menduga kesuksesan Victoria berkat bantuan dari Donald Trump.

Pada tahun 2022, Anne Jakkapong Jakrajutatip, seorang pengusaha media asal Thailand dan wanita transgender, membeli Miss Universe Organization dan memperkenalkan kebijakan inklusif. Kebijakan ini memungkinkan wanita yang sudah menikah, ibu, dan kontestan transgender untuk ikut serta.

Perubahan tersebut menuai kritik, dengan beberapa pihak menilai kebijakan baru ini bertentangan dengan nilai-nilai asli kompetisi tersebut.

Beberapa pengamat percaya bahwa kemenangan Victoria bisa menjadi sinyal adanya perubahan dalam Miss Universe Organization, yang mungkin dipicu oleh reaksi publik terhadap kebijakan inklusivitas.

Donald Trump berpendapat bahwa kemenangan ini menandakan kembali normal dan sesuai peraturan awal. Yang menariknya, tidak ada kontestan transgender yang berpartisipasi dalam ajang Miss Universe 2024.

Tag:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan Anda

Lebih baru Lebih lama